Belajar Kimia Yuk..............

Blog Materi Pelajaran Kimia MAN (Sangkal Putung) Klaten

Sat 23 Jan, 2010

 

pH asam basa

pH adalah kepanjangan dari pangkat hidrogen atau power of hydrogen. pH larutan menyatakan konsentrasi ion H+ dalam larutan

Suatu zat asam yang di masukkan ke dalam air akan mengakibatkan bertambahnya ion hidrogen (H+) dalam air dan berkurangnya ion hidroksida (OH-). Sedangkan pada basa, akan terjadi sebaliknya. Zat basa yang dimasukkan ke dalam air akan mengakibatkan bertambahnya ion hidroksida (OH-) dan berkurangnya ion hidrogen (H+).

Jumlah ion H+ dan OH- di dalam air dapat di gunakan untuk menentukan derajat keasaman atau kebasaan suatu zat. Semakin asam suatu zat, semakin banyak ion H+ dan semakin sedikit jumlah ion OH- di dalam air. Sebaliknya semakin basa suatu zat, semakin sedikit jumlah ion H+ dan semakin banyak ion OH- di dalam air.

pH
Analog dengan pH
poh

NB: Jangan sampai keliru, banyak siswa yang kadang menghitung dengan menggunakan mol suat zat, tidak dirubah dalam molaritas. sehingga banyak terjadi kesalahan dalam menentukan besar pH suatu larutan.

rumus
sehingga untuk asam langsung dapat diketahui pH nya. tetapi untuk basa pH dapat dihitung dengan menghitung pOH terlebih dahulu, kemudian pH dihitung dengan menggunakan rumus
pH = 14 - pOH



 
 

Ionisasi Asam Basa

Kekuatan Asam dan Basa ditandai dengan banyak sedikitnya zat elektrolit yang terion dalam larutan dinyatakan dengan derajat ionisasi (derajat disosiasi),a.

Derajat disosiasi

a
Tetapan ionisasi Asam
rUMUS kA1
Ka
Makin besar Ka, maka makin kuat kuat asam
dengan kata lain, a = 1 adalah asam kuat, sedang asam lemah besarnya daya ionisasi adalah 0<a<1

Tetapan ionisasi Basa

LOH
rUMUS kB

Makin besar Kb, maka makin kuat kuat basa

Asam kuat atau basa kuat adalah asam atau basa yang dalam air sebagian besar atau seluruh molekulnya terurai menjadi ion-ionnya atau dikatakan sebagai terionisasi sempurna.
Asam lemah atau basa lemah ad alah asam atau basa yang dalam air sebagian kecil molekulnya terurai menjadi ion-ionnya

 
 

Tetapan kesetimbangan air

Air murni jika diukur daya hantar listriknya dengan amperemeter yang peka merupakan zat elektrolit, tapi elektrolit sangat lemah dan memiliki hantaran listrik. Adanya hantaran ini menunjukkan adanya ion-ion di dalam air murni sebagai hasil dari swa-ionisasai air.
Persamaan ionisasi air :

AIR

Karena berada dalam kesetimbangan maka,

kC

Oleh karena konsentrasi ion H + dan ion OH - dalam air murni adalah sama besarnya, maka air bersifat netral. Jika keadaan air ditambah asam, maka asam tersebut akan melepaskan ion H + yang berakibat konsentrasi ion H + akan bertambah banyak sehingga akan menggangu kesetimbangan air. Karena harga Kw tetap, akibatnya konsentrasi ion OH - akan berkurang. Sedangkan jika air ditambahkan basa kedalamnya, maka basa tersebut akan terionisasi dengan melepaskan ion OH -, akibatnya konsentrasi ion OH - dalam air akan menjadi lebih besar dan konsentrasi ion H + akan berkurang.

Oleh karena [H2O] dapat dianggap konstan, maka hasil kali Kc[H2O] adalah suatu konstanta yang disebut tetapan kesetimbangan yang disebut tetapan kesetimbangan air (Kw).

Pada saat air dalam keadaan netral, pH air = 7, sehingga didapatkan bahwa:

Kw = [H+].[OH-]

= (10 -7 ) 2

= 10 -14










 
Page 1 of 1. Total : 3 Posts.